Status Gunung Raung Turun Dari Siaga Menjadi Waspada

gunung raung
gunung raung

Berita Banyuwangi - Aktivitas Gunung Raung menunjukkan perkembangan positif. Hujan debu yang melanda kawasan Banyuwangi beberapa waktu lalu kini tidak lagi terjadi. Bahkan, status gunung terbesar di Pulau Jawa ini turun dari siaga level III menjadi waspada level II.

Kepastian penurunan level satu tingkat di atas normal itu ditetapkan Senin sore kemarin (24/8). Hal itu ditegaskan Kepala Pos Pengamatan Gunung Raung di Dusun Mangaran, Dcsa Sumberarum, Kecamatan Songgon, kemarin.

“Pukul 15.00 status Gunung Raung turun menjadi waspada,” ungkapnya. Gempa tremor yang terjadi selama beberapa pekan terakhir tidak sebesar sebelumnya. Pada saat aktivitas tinggi, gempa tremor yang terekam dalam seisrnograf sampai 32 milimeter. Tetapi, saat ini nyaris mendekati normal.

Gunung Raung berstatus siaga terhitung sejak 29 Juni lalu. Selama berstatus siaga, puncak gunung setinggi 3.332 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu mengeluarkan asap tebal. Selain gemuruh, hujan abu juga melanda sejumlah kawasan di Banyuwangi, Situbondo. dan Bondowoso.

Bahkan, gara-gara abu itu sejumlah penerbangan di Jawa Timur dan Bali terpaksa dibatalkan. Dengan aktivitas yang melegakan itu, warga merasa gembira. Sebab, fenomena alam yang terjadi selama Gunung Raung berstatus siaga menyebabkan warga, terutama di kawasan lereng Raung, gelisah. Tetapi, selama beberapa hari ini aktivitas warga kembali normal. (radar)

0 Response to "Status Gunung Raung Turun Dari Siaga Menjadi Waspada"

Posting Komentar